Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

4 Gerakan Yang Bisa Bantu Atasi Leher dan Bahu Terasa Tegang



Duduk di meja selama berjam-jam, menatap layar komputer, dan banyak mengetik atau menulis dapat membuat leher kaku dan bahu menjadi tegang. Lebih parah lagi, dapat membuatmu merasakan sakit kepala, yang dapat menghambat aktivitas menyelesaikan pekerjaan harian. Luangkan waktu untuk beristirahat dan lakukan 4 peregangan ini, tanpa meninggalkan ruang kerjamu.

1. Peregangan Leher Belakang
Langkah mudah ini memberikan peregangan pada punggung dan leher belakang dalam 1 gerakan. Tepukkan tanganmu dan bawa kedua telapak tangan ke bagian belakang dari kepalamu. Duduk dengan tulang punggung lurus dan buat dirimu nyaman di kursimu. Mulailah dengan menekan leher dengan lembut menggunakan tangan dan tundukkan kepala hingga dagu hampir menyentuh dadamu.
Di saat yang bersamaan, gunakan tangan untuk menarik kepalamu perlahan menjauh dari bahu. Ini akan membuat peregangan lebih terasa. Tahan selama minimal 30 detik, kemudian perlahan-lahan angkat kepala dan lepaskan dari tanganmu.
 
2. Reverse Arch Stretch
Kamu akan menyukai peregangan yang akan membuka dada, bahu, dan bagian depan lehermu. Duduk di tepi kursimu. Gunakan tanganmu untuk berpegangan pada sandaran kursi. Dorong dada ke depan dan lengkungkan tulang belakangmu. Jika terasa nyaman, biarkan kepalamu sedikit jatuh ke belakang untuk melemaskan otot leher bagian depan.
Bernafaslah dengan perlahan dan rasakan bagian depan tubuhmu mulai meregang, bersamaan dengan posisi tubuhmu yang makin maju. Tahan posisi ini selama 30 detik atau selama yang kamu inginkan. Kemudian pelan-pelan angkat kepalamu, luruskan tulang belakang, dan lepaskan pegangan dari kursi.

3. Triceps Stretch
Peregangan ini dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Mulai dari lengkungkan lengan kiri di atas kepala dan tempatkan di bawah leher bagian belakang. Tarik perlahan siku kiri hingga kamu merasakan adanya tarikan. Lepaskan siku kiri dan turunkan lengan kiri kembali ke sisi tubuhmu. Ulangi peregangan dengan lengan kananmu.

4. Behind The Back Neck Stretch
Berdiri dengan kaki terbuka selebar pinggul dan biarkan lengan berada di samping tubuh. Regangkan kedua tangan di belakang tubuhmu dan pegang pergelangan tangan kiri menggunakan tangan kananmu. Gunakan tangan kananmu untuk meluruskan lengan kiri dengan lembut dan menariknya sedikit menjauh dari badanmu. Untuk meningkatkan peregangan di leher, perlahan-lahan jatuhkan kepala bagian kanan ke arah bahu. Lakukan selama minimal 30 detik, kemudian berganti sisi.

Oleh: Muksal Mina


Jerawat di Punggung Bikin Gatal, Basmi Segera!


Selain di wajah, jerawat juga suka tumbuh di beberapa area tubuh, seperti leher dan punggung. Jerawat di punggung ini biasanya membuat tidak nyaman karena gatal dan sakit. Nah, jerawat di punggung ini dapat hilang dalam jangka waktu yang lama, karena kulit pada bagian punggung lebih tebal daripada kulit wajah. Oleh sebab itu, cegahlah jerawat ini dengan cara praktis berikut.

Rajin Mandi
Bila memiliki jerawat di punggung, usahakan untuk rajin mandi. Mandi dapat membersihkan bakteri yang menempel di kulit. Apalagi jika selesai beraktivitas di luar rumah, tentu tubuh dan kulit akan dipenuhi oleh bakteri penyebab penyakit kulit. Jadi, sebaiknya mandilah dua kali sehari untuk mencegah tumbuhnya jerawat.

Jangan Memakai Pakaian Ketat
Bila memiliki jerawat di punggung, maka sebaiknya batasi penggunaan pakaian ketat. Karena, memakai baju ketat membuat kulit susah untuk bernapas, sehingga memicu tumbuhnya jerawat. Maka dari itu, gunakanlah baju yang sedikit longgar dan bahan mudah menyerap keringat.

Hindari Stres
Salah satu pemicu jerawat di punggung adalah stres. Saat stres, jerawat akan lebih mudah tumbuh, baik di punggung maupun di wajah. Maka dari itu, usahakan untuk selalu berpikir positif dan tenang dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Jalani pola hidup sehat, dengan makan makanan bergizi dan minum air yang cukup.

Scrubbing
Melakukan scrubbing di seluruh tubuh dapat mencegah tumbuhnya jerawat, terutama di bagian punggung. Scrubbing dilakukan untuk proses pengelupasan sel kulit mati. Lakukanlah perawatan dengan scrubbing satu minggu sekali, namun jangan melakukannya saat jerawat di punggung mulai tumbuh sebab bisa meradang.

Mengenal Atresia Bilier

Apa itu Atresia Bilier ?
Atresia Bilier adalah suatu kondisi dimana tidak terbentuknya saluran empedu dengan sempurna. Kondisi itu bisa terjadi pada saluran empedu yang ada di dalam maupun di luar Liver / Hati. Kondisi ini menyebabkan tidak mengalirnya empedu ke usus 12 jari sebagaimana mestinya. Sehingga cairan empedu yang terus diproduksi Liver / Hati tersebut akan menumpuk di area Liver / Hati. Kondisi ini akan menyebabkan jaringan parut pada liver hingga akhirnya berujung kepada kegagalan fungsi Liver / Hati.

Kondisi ini terjadi pada bayi diawal kelahiran. Tidak ada solusi kesembuhan pada penderita Atresia Bilier selain dengan mengganti liver/hati nya dengan yang baru melalui proses operasi Transplantasi Hati.

Namun, jika ditangani dengan segera, masih ada upaya yg bisa dilakukan yaitu dengan "membuat" saluran empedu baru. Prosedur ini biasa disebut "operasi kasai"  . Tujuan dari operasi Kasai ini adalah untuk membuat saluran pembuangan yang memungkinkan empedu dapat mengalir dari hati.

Namun, waktu terbaik untuk melakukan operasi kasai ini adalah dibawah usia 12 minggu ( tentu saja setelah dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu ).

Penyebab atresia bilier belum diketahui. Riset masih dilakukan tapi belum dapat memberikan jawaban apapun. Meski demikian, perlu diketahui bahwa:

ATRESIA BILIER BUKANLAH PENYAKIT KETURUNAN
ATRESIA BILIER JUGA BUKAN PENYAKIT MENULAR

Justru bayi penderita Atresia Bilier sangat mudah tertular penyakit yg menyebar melalui virus ataupun bakteri.
 

Apa tanda-tanda Atresia Bilier?
Dalam minggu-minggu pertama hidupnya, selain jaundice (menguningnya warna kulit dan warna putih pada mata) bayi dengan atresia bilier sering terlihat baik-baik saja.
Jaundice pada bayi sangat umum terjadi namun kebanyakan akan hilang dalam waktu dua minggu pertama hidup.
Jika penyebab jaundice adalah masalah pada liver / hati maka seringkali jaundice tidak akan hilang.

Tanda-tanda penting lainnya.
Urin berwarna kuning
Normalnya urin bayi yang baru lahir tidak berwarna. Jika urin  bayi terus-menerus berwarna kuning, bisa mengindikasikan penyakit hati.

Tinja berwarna pucat
Normalnya tinja bayi berwarna hijau atau kuning. Jika warna tinja bayi abu-abu, putih, coklat kekuningan atau pucat maka ini bisa mengindikasikan penyakit hati.

Tanda-tanda yang telah dijelaskan tidak spesifik dan bisa mengindikasikan penyakit lain. Oleh karena itu, diperlukan sejumlah penelitian untuk membuat satu diagnosa. Tes perlu dlakukan di rumah sakit, termasuk tes darah, scan, hingga pengambilan sampel jaringan hati atau biasa disebut biopsy hati.

Bayi yang lahir dengan jaundice / kuning yang berkepanjangan dan diduga menderita atresia bilier seringkali membutuhkan susu formula khusus. Ahli gizi di rumah sakit akan memberikan petunjuk.

Ada berbagai macam susu khusus untuk bayi penderita penyakit hati. Susu jenis ini mengandung lemak yang lebih muda dicerna oleh bayi dengan penyakit hati.

  

Kalori ekstra juga bisa ditambahkan ke dalam susu dalam bentuk bubuk guna memelihara berat badan yang memadai. Kebanyakan bayi dengan atresia bilier berat badannya tidak bisa naik secara memuaskan hanya dengan minum ASI saja.. Dalam hal ini ahli gizi akan menyarankan bagaimana kiat menggabungkan ASI dengan susu formula.